Penjelasan Ringkas (Ikhtisar) Alur Waktu Sejarah Islam Di Nusantara : 0 SM sd 1613 M
1. 0 – 610 M Sejarah Indonesia Pra Islam
● Agama Dharma : Agama Tauhid leluhur Nusantara (skala mayoritas) bukan Hindu, Budha atau HinduBudha. Agama Dharma sebagai agama Tauhid dapat dilihat dari ajaran Agamanya, ritual ibadah, dan tradisi yang terkait dengan ketuhanan. Agama ini masih ada di Bali dan Jawa hingga saat ini dengan sebutannya masing-masing.
● Penciptaan Bumi dan alam semesta, penghuni bumi sebelum Adam as menurut naskah kuno, kitab-kitab suci beberapa agama, dan perbandingannya dengan Al Qur’an dan Hadits. (1)
● Sang Hyang Adhama: kisah manusia pertama penghuni bumi dan keturunannya atau kisah Nabi Adam dalam naskah-naskah kuno Nusantara (2)
● Kisah nabi Nuh as, Ratu Galuh dan leluhur Nusantara, Banjir Besar dan pengaruhnya terhadap kepulauan Nusantara (3)
● Leluhur nusantara dalam Kisah Wayangpurwa dan kaitannya dengan kisah para nabi dan rasul sebelum nabi Muhammad saw.
2. 610-800 M Sejarah Indonesia Masa Perkembangan Islam
● Islam awal masuk ke Indonesia melalui 3 cara :
1. 610-632 M (Era Rasulullah saw) Melalui para utusan Rasulullah saw sejak era Makiyyah hingga wafatnya Rasul saw (632 M) (4)
2. 632-661 M Melalui para utusan Khulafaur Rasyidin
3. 681-700an M Melalui kaum Muslim Dari kalangan anggota keluarga Nabi saw dan para pengikutnya yang hijrah ke Nusantara setelah peristiwa Karbala.
● Islam mulai dikenal penduduk di berbagai kepulauan nusantara melalui 2 cara yang waktunya hampir bersamaan :
1. Melalui kitab-kitab yang diwariskan dari leluhur nusantara. Agama penduduk nusantara umumnya adalah agama tauhid, yang disebut dalam bahasa Al Qur’an sebagai agama millatu Ibrahim (Agama nabi Ibrahim yg lurus). Agama Millatu Ibrahim ini di kenali dengan tradisi ritualnya berupa tradisi memakamkan jenazah, ritual ibadah, ziarah dsb. Dan seperti yang di jelaskan dalam Al Qur’an, setiap penganut agama tauhid adalah mereka yang mewarisi kitab dari nabi terdahulu atau yang disebut juga sebagai Ahlulkitab. Dalam kitab inilah sebagian leluhur nusantara, seperti ahlulkitab yang lain mengetahui akan kedatangan Rasul saw bernama Muhammad yang memulai awal kenabiannya di kota Mekkah. (5)
2. Melalui Kedatangan para utusan Rasulullah saw ke berbagai lokasi wilayah kuno di nusantara. Kedatangan utusan Rasul saw ke nusantara yang pertama tercatat dalam sejarah, setelah peristiwa hijrah pertama ke Ethiopia (613 M). Kedatangan para utusan ini dibuktikan diantaranya melalui situs pemakaman dan pemukiman muslim yang telah ada sejak Rasul saw masih hidup, seperti wilayah Aceh, Barus, Maluku, Sancang-Garut yang saat ini walaupun telah menjadi hutan, namun masih terdapat situs bekas pemukiman dan pemakaman, yang besar kemungkinan adalah makam dari tokoh yang Rakeyan Sancang, tokoh jawa barat yang hidup pada masa rasul saw dan menjadi murid Imam Ali as.
● Dakwah Islam versi Rasulullah saw :
1. Mengutus para utusan terpilih dari kalangan keluarga dan sahabat rasul saw untuk memberikan pesan kepada para pemimpin Negara lain berupa surat yang isinya mengenalkan kedudukan Rasul saw sebagai Rasul dan pemimpin Islam.
2. Mengajak kerjasama dalam bidang politik dan perdagangan yang saling menguntungkan kepada para pemimpin baik pemimpin yang mau menerima Islam atau tetap pada agamanya.
3. Kerjasama politik dan perdagangan cara Rasul saw dan para Nabi sebelum beliau saw adalah dengan menyewa sebidang tanah di pusat-pusat perdagangan negeri tersebut kepada pemimpin setempat. Di tanah yang mereka sewa ini, para utusan Rasul saw melakukan niaga dengan penduduk lokal maupun asing, menjalin persahabatan dengan penguasa setempat sekaligus mengenalkan ajaran Islam kepada penduduk dimanapun mereka ditempatkan.
4. Para utusan ini melakukan perdagangan untuk penghidupan mereka di tanah asing. Keuntungan hasil usaha dan sewa tanah akan mereka bagi sekian persen kepada penguasa setempat. Dengan cara yang menguntungkan ini, jarang sekali ada penguasa yang menolak para utusan Rasul saw. Sebagai balasannya, mereka mendapat perlindungan dari penguasa setempat. Contoh hubungan Rasul saw dengan raja Ethiopia dan Mesir.
5. Cara perdagangan seperti ini masih dilakukan para pengusaha muslim, terutama di Indonesia hingga akhir abad ke-15. Dengan cara perdagangan seperti ini, selain memberikan keuntungan kepada kedua belah pihak tanpa harus berperang, juga menambah variasi penduduk Indonesia, karena umumnya para pengusaha yang melakukan perdagangan di berbagai kota-kota ini akan menetap dikota tersebut dan menikah dengan penduduk setempat. Istri-istri mereka kemudian dibawa ke Tanah air dan terjadilah asimilasi budaya antara penduduk nusantara dengan para pendatang asing, contoh asimilasi budaya India wilayah tertentu dengan nusantara melahirkan suku padang, Aceh, dsb bisa dilihat dari makanan, busana, tradisi dsb. Demikian pula dengan asimilasi budaya dengan bangsa lain, yang wilayahnya menjadi pusat perdagangan kuno, seperti kota Tarim, Hadramaut, Malabar, Gujarat, Delhi, Syam (Suriah), uzbekistan, Maroko (Maghribi) sampai ke China.
3. 800-1613 M Sejarah Indonesia Masa Pemerintahan Islam Lama (Mataram Kuno).
Sikap para utusan yang meneladani akhlak Rasul saw yang agung, keahlian mereka dalam berbagai bidang baik urusan dunia ataupun agama, menyebabkan para keluarga dan sahabat nabi terpilih yang menjadi duta Islam mendapatkan kepercayaan dari para penguasa lokal. Banyak diantara para utusan ini yang kemudian menikah dengan keluarga penguasa setempat, dan dipercaya memimpin wilayah-tertentu. Dalam waktu 200 tahun setelah masa perkembangan Islam, pemerintahan Islam mulai tersebar di beberapa wilayah kuno Nusantara. Masa ini di tandai dengan :
● Dibentuknya sistem Dewan Wali. Dewan Wali terdiri dari kaum ulama (pandita) dan perwakilan agama Dharma. Dewan Wali ini yang menunjuk para pemimpin yang menjalankan tugas negara (eksekutif) dengan bimbingan kaum ulama. Dalam naskah-naskah kuno Dewan Wali ini dikenal dengan Walisongo.
● Dari penelusuran kami ada beberapa kemungkinan alasan mengapa Dewan Wali ini dalam naskah-naskah kuno disebut Walisongo, satu diantaranya yang paling mendekati dengan kisah-kisah dalam babad adalah karena Dewan Wali ini terdiri dari 9 bagian/ dewan/komisi para wali yang tiap-tiap bagiannya dipimpin oleh satu orang ketua Dewan. 9 ketua Dewan Wali inilah yang kemudian dikenal dengan Walisongo. Para anggota dewan wali ini menjabat hingga wafatnya atau sampai mengundurkan diri. Kemudian diangkat penggantinya. Demikian seterusnya dari generasi ke generasi. Dewan Walisongo yang umum diketahui adalah Dewan Walisongo generasi terakhir.
● Dari silsilah para Sunan yang kami telusuri, Walisongo generasi pertama telah ada sejak tahun 800an Masehi, jauh sebelum berdirinya Kerajaan Turki Utsmani (1275-1925). Sistem ini dibubarkan pada era Sultan Agung dengan mendirikan pemerintahan bentuk kerajaan sebagai ganti kesunananan.
● Dalam sejarah umum (teori kolonial), era ini disebut Mataram Lama yang beragama Hindu-Buddha. Faktanya, bila kita mau menelusuri sejarah wilayah kota-kota besar yang tersebar di Indonesia, pada masa ini sepanjang pantai utara Jawa, Sumatera dan Sulawesi mayoritas penduduk dan pemimpin wilayahnya beragama Islam.
● Walaupun telah banyak wilayah yang menggunakan pemerintahan Islam, wilayah lama yang mayoritasnya bergama Dharma tetap ada, bisa di baca dalam naskah-naskah kuno dalam pemerintahan Dewan Walisongo terdapat wali/perwakilan dari agama Dharma. Agama Dharma menurut teori kolonial disebut agama Hindu-Buddha.
Ditulis oleh : Sofia Abdullah
Catatan dan sumber-sumber
(1) Sebagian tulisan tentang bagian ini bisa dibaca pada link ini : Penciptaan Jinn, Malaikat, Adam as & Asal mula Iblis;30 September 2016; https://sofiaabdullah.wordpress.com/2016/09/30/penciptaan-jinn-malaikat-adam-as-asal-mula-iblis/
(2) Nabi Adam: Bapak Manusia; 28 September 2016; https://sofiaabdullah.wordpress.com/2016/09/28/jejak-jejak-nabi-adam-di-nusantara/
(3) Asal Kata Manusia; 1 Agustus 2021; https://sofiaabdullah.wordpress.com/2021/08/01/asal-kata-manusia/
(4) Lebih lengkap tentang utusan Rasulullah bisa dibaca tulisan kami di link ini : *Imam Ali bin Abi Thalib RA, Kian Santang & Rakeyan Sancang; 22 Juni 2020; https://sofiaabdullah.wordpress.com/2020/06/22/imam-ali-bin-abi-thalib-rakean-santang-rakeyan-sancang/
*Sahabat Dari Negeri Yang Jauh; 9 Maret 2021 ;https://sofiaabdullah.wordpress.com/2021/03/09/sahabat-dari-negeri-yang-jauh/
*Masjid pada Masa Rasulullah saw (1);5 Maret 2020; https://sofiaabdullah.wordpress.com/2020/03/05/masjid-pada-era-makiyyah-1/
(5) Lebih lengkapnya tentang Agama Milatu Ibrahim, bisa dibaca di link ini : Millatu Ibrahim, Tradisi Ziarah & Bangunan Makam(bagian 1) ; 9 September 2021;
https://sofiaabdullah.wordpress.com/2021/08/09/millatu-ibrahim-tradisi-ziarah-dan-bangunan-makam-bagian-1/
Tinggalkan komentar